Fall For You

poster3

Fall For You

Author             : Kikyo

Tittle                : Fall For You

Cast                 :

  1. Cho Kyuhyun
  2. Im Nara

Other Cast       : Temukan sendiri

 

“Anyeonghaseo..” sapa Im Nara pada kerumunan peserta interview yang saat ini tengah sibuk menghafal kata kata indah untuk tes wawancara. “Anyeonghaseo..” sapanya lagi terus menerus dengan sesekali menundukkan kepalanya sambil mencoba mencari kursi kosong untuknya menunggu giliran tes interview. ‘aaahh, sial! Kenapa harus bangun kesiangan di hari penting seperti ini’ gerutu Nara yang mulai frustasi melihat semua kursi sudah penuh diisi oleh peserta interview hari ini.

“aaahh itu dia!” pekik nara pelan ketika melihat satu kursi kosong berada diujung koridor, tepat didepan pintu masuk ruang interview.

“permisi.. permisi… ahh maaf… permisi…” Susah payah Nara melewati kerumunan, akhirnya sampai juga dia di kursi kosong tujuannya. ‘huh! Akhirnya’ batin Nara sambil merapikan rambut dan kemejanya yang sedikit berantakan.

“anyeonghaseo..” sapa Nara ramah sambil sedikit menundukkan kepalanya pada seorang yeoja disamping kanan dan kirinya.

“anyeonghaseo..” jawab kedua yeoja itu hampir bersamaan lalu kembali pada kesibukan mereka masing masing.

‘Aigooo.. lihatlah mereka.. seserius itu menghafal semua kata kata tidak berguna itu.. cih!’ batin Nara setelah memperhatikan kedua yeoja disampingnya saat ini tengah benar benar serius menghafal profil perusahaan, bukan cuma mereka tapi seluruh peserta tes hari ini benar benar sibuk mempersiapkan diri mereka untuk menghadapi para penguji tes dari CT group.

Sedikit tentang CT group, salah satu perusahaan yang tengah berjaya di korea saat ini. CT group adalah perusahaan yang tidak hanya bergerak pada satu bidang saja. Saat ini CT group bukan hanya merajai mega mall diseluruh penjuru korea, tetapi juga meliputi tv swasta ternama, tv berbayar ternama, hotel berbintang yang tersebar diseluruh kota besar, juga yang saat ini tengah menjadi pusat perhatian, mereka tengah merambah pada agency entertainment yang tiap tahunnya selalu memproduksi selebriti selebriti papan atas dan berkualitas.

“Im.. Nara ssi?” sapa seorang pria yang terdengar ragu ragu membuyarkan lamunan Nara.

“ne..” jawab Nara dengan nada mengambang dan sedikit kebingungan melihat seorang pria yang.. errr lumayan, ahh maksudku sangat tampan tengah menyapanya. ‘daebak’ batin nara.

Seorang pria tampan dengan setelan jas berwarna biru tua dipadu dengan kemeja pink soft juga dasi bergaris dengan perpaduan warna senada jas juga kemejanya telihat sangat pas untuknya. Ditambah dengan tatanan rambut yang begitu rapi menambah kesan mewah dan ‘sangar’ melekat pada dirinya.

20160324212558

“nugu….” suara nara kembali mengambang mencoba mengingat ingat, apakah dia pernah mengenal lelaki setampan ini sebelumnya.

“aahh.. kau pasti sudah lupa. Aku kyuhyun. Cho kyuhyun. Teman sekelasmu di junior high school dulu” jawab lelaki yang tenyata bernama kyuhyun tersebut dengan nada sangat ramah diiringi dengan senyum yang sangat mempesona, membuat para gadis yang ada di lobi termasuk nara yang sedari tadi tegang menunggu panggilan inteview mendadak gagal fokus, menikmati keindahan didepannya.

“cho.. kyuhyun..??” Nara mencoba mengingat kembali kilasan kilasan memorinya di masa itu. Masa yang telah dilewatinya selama kurang lebih 7 tahun yang lalu.

‘cho kyuhyun.. cho kyuhyun.. benarkah ada pria setampan ini di kelasku dulu? Kenapa aku tidak menyadarinya…’ batin nara sambil terus memperhatikan wajah tampan didepannya.

‘cho kyuhyun… aaahh.. jangan jangan!!’

“Ka.. kau.. Cho.. Cho Kyuhyun.. kau.. kyuhyun yang itu !!” pekik nara kaget, sambil menunjukkan jarinya tepat kewajah kyuhyun. Melihat ekspresi Nara, kyuhyun justru melemparkan senyum manisnya. Tunggu, itu bukan senyum manis.. tapi senyum itu.. senyum penuh arti.. senyum yang menyimpan kelicikan lebih tepatnya.

 

FLASHBACK

“kau menyukaiku?” tanya nara sambil memainkan handphone ditangannya tanpa menatap laki laki yang saat ini tengah gugup mencoba menyatakan cintanya pada nara. Kyuhyun.

“ne..” jawab kyuhyun dengan wajah menunduk menutupi muka merahnya saat ini.

“pasti karena aku cantik kan?” kata nara lagi yang masih belum beranjak dari handphone nya.

“ne?” sahut kyuhyun yang seketika mengangkat wajahnya. Disaat itu pula nara mengalihkan pandangannya dari handphone dan beralih menatap kyuhyun.

“aku tidak bisa menerima cintamu” ucap nara datar lalu bersiap berjalan meninggalkan kyuhyun. Namun dengan segala keberaniannya kyuhyun mencoba meraih lengan Nara “Kau adalah cinta pertamaku Im Nara..”

Nara berhenti, ditolehnya laki laki yang saat ini tengah memegang dengan erat lengannya, matanya berkaca kaca, nafasnya tersenggal seolah menahan emosi di dadanya. Nara tersenyum dan membalikkan badannya, sehingga mereka berdiri berhadapan saat ini.

“kau bilang kita sekelas bukan?” tanya nara dijawab anggukan cepat kyuhyun. Terlampau cepat malah. Perlahan dilepasnya lengan nara yang saat ini dipegangnya.

“tapi aku tidak tahu namamu.. mianhe..” ucap Nara dengan nada menyesal

“gwaenchana im nara.. aku memang tidak begitu punya teman disekolah. Saat ini aku hanya ingin lebih dekat denganmu saja sebelum hari kelulusan kita sebentar lagi. Aku.. sebenarnya aku sudah menyukaimu selama 3 tahun ini.. hanya saja aku terlalu pengecut selama ini” Kyuhyun sedikit tidak percaya dirinya bisa berkata selancar itu, padahal kata kata itu sebelumnya tidak pernah muncul pada sesi latihan pernyataan cintanya.

“kau.. siapa namamu ?” tanya Nara sambil menatap lekat mata coklat milik kyuhyun

“n..ne?”

“siapa namamu?” ulang Nara tanpa mengindahkan pandangannya. Kyuhyun berdehem kecil mencoba meminimalisir kegugupannya.

“Kyuhyun. Cho kyuhyun. Aku harap kau selalu mengingatnya..” jawab kyuhyun sambil melemparkan senyum manisnya. Nara pun membalas senyuman manis kyuhyun yang tak kalah manisnya.

“Kyuhyun-aa, terkadang cinta pertama itu memang selalu menyakitkan.. mianhe.. tapi kau bukan tipeku..” kata nara memberi senyum tipis diakhir kalimatnya, lalu menepuk pelan bahu kyuhyun. Senyum kyuhyun perlahan sirna mendengar penolakan telak dari mulut nara.

“tapi_” kata kyuhyun terputus ketika mendengar suara lelaki dari arah belakang nara

“Nara-ya! Ayo kita berangkat!” teriak seorang anak laki laki bertubuh tinggi tegap juga tampan tengah berdiri menunggu nara sambil membawa 2 tas dibahu dan tangannya. Nara menoleh singkat lelaki tersebut lalu kembali menatap kyuhyun.

“mianhe kyuhyun-aa, aku sedang ada acara bersama teman temanku”

“aaahh.. gwaenchana im nara.. aku mengerti.. maaf aku menyita banyak waktumu. Mungkin lain kali kita bisa lanjutkan lagi” jawab kyuhyun sambil menggaruk pelan belakang kepalanya menutup rasa malunya

“aniya.. aku rasa tidak ada kata lain kali untuk kita. Aku harap ini terakhir kalinya kita berbicara”

DEG. Kalimat nara seolah menjadi penghancur kebahagiaan sesaat kyuhyun yang memang bertahun tahun mengumpulkan keberanian untuk sekedar berbincang dengan nara. Namun saat kesempatan itu ada, justru kalimat seperti ini yang ia dapatkan.

Kyuhyun terdiam, hatinya terlalu sakit dan malu untuk menjawab kalimat menyakitkan itu. Dilihatnya nara yang saat ini tengah bergabung bersama teman teman sepergaulannya. Bahkan gadis itu masih bisa tertawa lebar bersama teman temannya setelah beberapa menit yang lalu melukai perasaan orang lain. Orang lain? Apakah dia masih pantas disebut orang lain, setelah bertahun tahun hidup dengan terus mengagumi bahkan mengikuti semua kegiatan nara seperti seorang penguntit. Bukan hanya kegiatan sekolah, tapi kyuhyun juga diam diam mengikuti kegiatan luar sekolah nara.

FLASHBACK END

 

“lama tidak bertemu im nara ssi” kata kyuhyun sambil menyingkirkan pelan jari telunjuk nara.

“ahh mian.. aku terlalu kaget tadi hehehe” nara menggaruk pelan rambutnya sambil meringis mencoba mendapat tatapan akrab dari kyuhyun. Tapi nihil, ekspresi kyuhyun tetap datar meskipun ada segurat senyum memaksa dibibirnya. Senyum sopan santun yang terkesan terlalu dipaksakan.

“kau.. bekerja disini?” tanya nara mencoba mencairkan suasana yang memang berubah canggung semenjak dia ingat memori masa lalunya dulu bersama kyuhyun.

“emm..” jawan kyuhyun sambil mengangguk pelan, sesekali dia menatap ponselnya dan mengetik cepat. Nara mengamati dengan seksama pria dihadapannya itu. ‘bagaimana mungkin dia cho kyuhyun yang itu.. benar benar sulit dipercaya’

“kau.. terlihat sangat berbeda kyuhyun ssi” kata nara membuat kyuhyun berhenti dari aktivitas ponselnya. Senyumnya merekah, lalu perlahan ditatapnya gadis yang saat ini tengah menatapnya.

“oh ya? Aku pikir ini sebuah pujian, mengingat dulu aku memang seorang siswa culun berkacamata yang sama sekali tidak menarik hahahaha” tawa kyuhyun menggelegar, lalu tak berapa lama diikuti tawa nara yang tak kalah kerasnya

“hahahahaha benar sekali kyuhyun ssi, dulu kau memang siswa culun yang sama sekali tidak menarik.. bahkan aku saja baru tau namamu kyuhyun waktu kau menyatakan cintamu dulu hahahaha.. lucu sekali bukan..” kata nara sambil menepuk nepuk pundak kyuhyun dan terus tertawa. Wajah kyuhyun berubah seram ketika mendengar kalimat nara, terlebih mendengar tawa nara yang terdengar amat menjijikkan bagi kyuhyun.

“tidak” jawan kyuhyun singkat dan dingin sontak membuat nara berhenti tertawa. Pandangan kyuhyun mengekor ke arah tangan nara yang masih berada dipundaknya, mata itu seolah berkata ‘lepaskan tanganmu yang menjijikkan itu!’ menyadari hal itu, nara lalu mengibas ngibaskan pelan jas dipundak kyuhyun

“aigooo kenapa ada debu di jas sebagus ini..” kata nara lalu cepat cepat menarik kembali tanganya. Sementara kyuhyun berdehem cukup keras dan merapatkan jasnya.

“kau.. juga terlihat berbeda nara ssi?” kali ini kyuhyun yang mulai memperhatikan penampilan nara dari atas ke bawah.

“benarkah? Apa aku terlihat lebih tua sekarang? Apa kau melihat keriput diwajahku? Aku rasa kulit wajahku masih kencang..” kata nara sambil meraba raba kulit wajahnya dengan pandangan khawatir. Mendengar itu kyuhyun mendengus sebal.

“kau masih sama seperti dulu ternyata. Terlalu banyak bicara.” Kata kyuhyun sambil melemparkan pandangan sinis

“ne?”

“sepertinya aku harus menarik kata kataku tadi yang mengatakan kau berbeda hahahaha.. Oh iya, bagaimana kabar teman teman bodohmu itu?”

“MWO!!”

“apa kau masih populer seperti dulu?? Aahh, tapi melihat penampilanmu sekarang ini, sepertinya masa masa kejayaanmu sudah lama hilang ya..hahahahaha” kali ini tawa kyuhyun benar benar keras.. sepertinya dia sengaja menarik perhatian orang orang disana.

“Ka.. kau!!”

“mianhe im nara ssi, sepertinya aku terlalu lama membuang waktuku disini” kata kyuhyun sambil menyingkap lengan jasnya melirik jam tangan mewah yang melingkar di pergelangan tangan kirinya. Nara mendengus melihat aksi pamer yang tengah dilakukan kyuhyun didepannya ‘cih!’

“semoga sukses wawancaranya nara ssi.. dan jangan terlalu banyak bicara didalam sana.. para juri pasti akan langsung mengeluarkanmu ketika mendengar kata kata bodohmu nanti” kyuhyun mengakhiri ucapannya dengan sedikit menunduk dan merapatkan jasnya sekali lagi seolah menyiratkan keangkuhannya. Kyuhyun bersiap berjalan memunggungi nara

“Yaakk !! nappeun sekya!” teriak nara mengundang perhatian semua orang disana termasuk kyuhyun yang tiba tiba berhenti dan menoleh tajam kearah nara

“Kau.. jaga ucapan bodohmu itu kyuhyun ssi! Memangnya apa yang salah dengan penampilanku? Ini penampilan profesional kau tau! Apa aku harus memakai gaun saat harus melamar kerja huh?! Dasar bodoh! Kau bilang teman temanku bodoh?? Aku rasa disini kau yang paling bodoh! Dan apa hebatnya dengan jam tangan sialanmu juga jas bodohmu itu? Kau memamerkannya seolah mereka itu barang mahal yang hanya ada 10 didunia, cih! Gaya bicaramu sungguh sangat menyebalkan! Kau pikir kau siapa, seenaknya bicara begitu padaku! Aaahh.. melihat penampilanmu yang sok keren seperti ini sepertinya aku tahu apa pekerjaan mu disini.. kau pasti bekerja dibagian marketing lapangan kan? Hahahaha sudah kuduga kyuhyun ssi.. cara berpakaianmu memang tidak normal.. bahkan penampilan pegawai yang lain tidak lebay sepertimu” cerocos nara panjang lebar meluapkan semua emosi yang sedari tadi ditahannya. Suasana mulai ricuh, semua mata tengah menatap sebal kearah kyuhyun, juga ada beberapa yang berbisik bisik dengan sorot mata tidak mengenakkan. Melihat itu membuat emosi kyuhyun naik, dengan cepat dia berbalik dan berjalan kearah Nara yang terlihat seolah menantang dengan menyilangkan kedua tangannya didada.

“sajangnim!” teriak seorang pria yang baru saja keluar dari pintu ruang tes interview. Sontak semua mata melihat kearah pria tersebut tak terkecuali nara dan kyuhyun yang saat ini berdiri berhadapan. Dengan cekatan pria tersebut mendekati presdir CT group yang tak lain dan tak bukan adalah Cho Kyuhyun.

“sajangnim apa yang anda lakukan disini? Apa anda akan ikut menjadi salah satu juri tes interview kali ini sajangnim?” tanya pria tersebut terdengar sangat ramah dan sopan.

“sa.. sajang.. nim??” suara nara seolah tercekat. Wajah putihnya tampak pucat, bibir bawahnya digigit menunjukkan kegelisahannya saat ini. ‘ini gila! Ini tidak benar! Bagaimana mungkin pria brengsek ini adalah presdir CT group? Ini tidak mungkin!! Apa yang sudah aku lakukan… ya Tuhaan!! Aku bisa gila !!’

TBC

Iklan

6 thoughts on “Fall For You

  1. Ping-balik: Kikyo Library
  2. sweetgirl berkata:

    menurutku bagus ceritanya..saran aja sih, menurutku mungkin akan lebih bagus lagi dibaca seandainya bahasa yg dipake gak ada unsur bahasa gaulnya.. overall bagus, ditunggu kelanjutannya (^o^)

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s