Fall For You (part 3)

ff4

Author             : Kikyo

Tittle                : Fall For You

Cast                 :

  1. Cho Kyuhyun
  2. Im Nara

sebelumnya aku kasih tahu dulu sama kalian, beberapa foto dipart ini aku ambil dari drama marriage without dating yang aku edit sedikit sana sini. daaann sebagai pemula belajaran photohop otodidak, aku gak berani jamin hasilnya bagus hehehe

Nah, di part 3 kali ini kita bakalan kedatangan beberapa cast baru.. siapa mereka? langsung aja cekidooott!!!

 

“siapkan dirimu. Kita berdua akan ke jeju besok”

“M..MWO?!!”

“ada apa dengan ekspresi mu?! Kau tidak perlu seterkejut itu” ucap kyuhyun datar seraya membuka notebook dihadapannya

“tentu saja aku terkejut! Kau.. kau dan aku.. kita berdua.. akan ke jeju?? Kita berdua??” kata nara penuh penekanan sambil menunjuk dirinya dan kyuhyun secara bergantian, terutama saat mengatakan ‘kita berdua’.

‘whoooaaa… daebak! Apakah si bodoh ini mulai menyukaiku sekarang?? Tidak.. tidak.. dia pasti memiliki rencana licik dibalik ini.. tapi apapun itu, yang terpenting akhirnya aku bisa liburan ke jeju yeyy yeyy!’ batin nara sambil sedikit menyembunyikan senyum bahagianya. Bagaimana tidak bahagia, selama 24 tahun dia hidup dikorea, dia belum pernah sekalipun menginjakkan kakinya ke jeju. Semua juga bukan sepenuhnya karena faktor ekonomi nara yang pas pas an, dulu waktu sekolah nara mengadakan study tour ke jeju gratis, nara juga tidak ikut. Itu semua karena kakeknya yang selalu melarangnya bepergian terlalu jauh. Dan sekarang, mana mungkin kakek akan melarangnya.. memangnya dia mau cucu satu satunya ini jadi pengangguran lagi.

Kyuhyun menaikkan sebelah alisnya sambil menatap nara yang saat ini tengah tersenyum senyum sendiri seolah membayangkan sesuatu yang menyenangkan.

“kau pikir kita kesana untuk liburan, HAH!” bentak kyuhyun spontan membuat nara mengerjabkan matanya beberapa kali, seolah kyuhyun mampu membaca pikirannya.

“bukan ya?? Hehehehe” nara melemparkan cengiran tanpa dosanya sambil mengusap tengkuknya. Kyuhyun mendengus sebal.

“aiishh.. yang benar saja..” decak kyuhyun, lalu tangan kanannya terulur memberikan map berwarna biru pada nara. Nara menerima map tersebut dengan ekspresi bingung pandangan matanya mengarah pada kyuhyun dan map secara bergantian. Menunggu penjelasan kyuhyun.

“kita ada pekerjaan disana. CT group akan segera meresmikan restaurant elit di lantai atas CT mall jeju. CTresto. kau tau itu kan? ” kyuhyun menatap mata nara fokus, wajahnya selalu terlihat serius dan tegas jika sudah berbicara tentang pekerjaan. Nara menganggukkan kepalanya.

“dan kau akan mewakili tim promosi operasional untuk memantau langsung persiapan peresmian CTresto di jeju.”

“neee??” Nara menatap kyuhyun tidak percaya. Dirinya yang karyawan baru ini belum belum sudah diberi pekerjaan yang sangat bergengsi. Demi neptunus! Apa kyuhyun sedang bercanda sekarang??

‘memantau peresmian CTresto.. bukankah itu berarti aku diberi kesempatan emas untuk bergabung bersama para chaebol dan orang orang penting di korea selatan.. belum lagi para selebriti papan atas yang tentunya akan banyak yang hadir.. kyaaaaaaaaa! Membayangkannya saja sudah membuatku senang’ Nara senyum senyum sendiri terhanyut dalam pikirannya.

Tapi tunggu, bukankah hal hal seperti ini adalah tugas kepala divisi park? Lalu kenapa harus dia yang mengemban tugas terhormat ini. Nara memicingkan matanya menatap kyuhyun yang saat ini menampakkan ekspresi datar. ‘dia pasti sedang merencanakan sesuatu yg buruk untukku.. bukankah dia sangat licik’ batin nara. Tatapannya tidak berhenti menatap kyuhyun penuh kecurigaan

“Bukankah lebih baik park kwajangnim yang melakukan pekerjaan terhormat ini.. lalu kenapa kau lebih memilihku?” tanya nara dengan ekspresi curiga yang terang terangan ditunjukkannya pada kyuhyun. Kyuhyun mengerutkan dahinya menatap nara. Ditarik sebelah alisnya keatas sambil mengamati ekspresi nara yang menggemaskan.

“pekerjaan terhormat?” kyuhyun mengulang kata kata nara yang dijawab dengan anggukan. Kyuhyun terkekeh yang lambat laun kekehan itu menjadi tawa nyaring diruangan itu.

“aniya.. aku sudah memberi kepala divisi park ‘pekerjaan terhormat’ yang lain disana” kyuhyun menekan kata ‘pekerjaan terhormat’ pada kalimatnya dengan tawa yang masih tersisa.

“dan kau tau nara ssi” kyuhyun memberi jeda pada kalimatnya. Ditatapnya nara lekat lekat

“pekerjaan terhormat ini sangat cocok untukmu. Aku sendiri yang memikirkan semua pekerjaan ini untukmu” sambung kyuhyun sambil mengetuk ngetuk map biru dihadapan nara dengan masih menatap nara lekat. Pandangan nara beralih pada map biru didepannya yang sedari tadi belum dibuka nya lalu beralih pada kyuhyun lagi.

Kyuhyun menyandarkan tubuhnya pada kursi kebesarannya “bukalah”

Nara menatap kyuhyun sekali, lalu tanpa berlama lama ia membuka map biru didepannya.

Memantau jalannya sesi pemotretan model CTresto

Menyiapkan segala kebutuhan bagian dari promosi yang akan dibantu crew luar perusahaan

Melakukan survey keminatan pada area sekitar CTresto

Terjun langsung pada jalannya promosi pra opening CTresto

Bertanggung jawab pada segala kebutuhan model CTresto dan crew

Menyiapkan segala kebutuhan presdir

  • Pakaian
  • Makanan
  • Dokumen
  • Dan lain lain sesuai permintaan presdir

Menjadi asisten presdir selama di jeju (memenuhi semua perintah presdir)

Semua tugas diatas dibuat dengan pertimbangan menekan pengeluaran dana perusahaan.

 

Dibuat dan disetujui oleh : Presdir CT group. Cho Kyuhyun

Nara menutup map keras. Matanya menatap tajam kyuhyun yang saat ini tengah menahan tawa gelinya. ‘sudah kuduga.. dia benar benar manusia licik!’ batin nara dengan mata masih menyala nyala.

“pekerjaan macam apa ini?”

“Jadi.. bagaimana pendapatmu mengenai ‘pekerjaan terhormat’ ini nara ssi?” kyuhyun balik bertanya dengan tatapan mengejek khas miliknya.

‘kalau aku menolak pekerjaan ini, bisa dipastikan aku akan mendapat 2 kerugian. Dipecat dan juga tidak bisa merasakan liburan ke jeju gratis.. tapi, kalau aku menerima pekerjaan ini, itu berarti aku harus siap menjadi budaknya selama dijeju.. aaarrgghhh siaaall!!’ batin nara sambil menggigit kecil bibir bawahnya. Matanya memandang kyuhyun ragu.

“kau tidak mau?” tanya kyuhyun. Nara masih diam. Kyuhyun menarik nafas dalam lalu menarik pelan map biru didepan nara.

“baiklah kalau kau menolak.. aku akan me__”

“aku mau!” jawab nara cepat. Ia tidak ingin terlambat mendengar kata ‘pecat’ dari mulut kyuhyun.

Kyuhyun menghentikan aksi menarik map biru. Ditatapnya nara lekat “jinja??” tanya kyuhyun lagi. Dia berharap kali ini pendengarannya tidak sedang rusak. Nara menjawab dengan anggukan “ne.. aku mau”

‘tenanglah nara.. kau sudah membuat keputusan yang sangat tepat! Hanya 6 hari.. yaaa.. hanya 6 hari kau disiksa.. selebihnya kau akan merasakan liburan disana.. fighting!’ nara menyemangati dirinya sendiri.

Lain hal dengan kyuhyun yang saat ini tengah menyunggingkan senyum kemenangan di bibirnya setelah mendengar jawaban nara.

.

.

Nara tengah mondar mandir di depan pagar pintu rumahnya. Saat ini ia tengah menunggu kyuhyun. Bukan untuk menjemput dia atau semacamnya.. tapi untuk meminta bantuan pada kyuhyun untuk menjelaskan pada kakeknya perihal pekerjaan yang mengharuskannya berangkat ke jeju.

Nara merasa sudah sampai pada batas kesabarannya ketika berdebat dengan sang kakek semalaman hanya untuk mengantongi ijin ke jeju. Namun kakek masih saja tetap pada pendiriannya dan menganggap nara hanya membual untuk dapat liburan kesana. Dan jalan terakhir yang ada dipikiran nara hanya satu. Kyuhyun. Ia yakin manusia sombong itu mampu meyakinkan kakeknya, melihat cara bicaranya yang sangat pandai membuat orang mati kutu hanya dengan beberapa kalimat yang meluncur dari mulutnya.

Akhirnya yang ditunggu nara datang juga. Kyuhyun keluar dari mobil mewahnya dengan berpakaian sangat rapi dan maskulin. Ia berjalan mendekati nara yang saat ini tengah berdiri didepan pagar.

Selama ini kyuhyun memang sering mengantar nara pulang jika mereka sedang bekerja lembur sampai larut malam. Namun belum pernah sekalipun kyuhyun mampir kerumah nara. Jadi, inilah momen pertama kyuhyun masuk dan bertemu dengan keluarga nara.

“kenapa kau lama sekali” bisik nara begitu kyuhyun berada didepannya. Kyuhyun sedikit heran dengan tingkah nara kali ini. Wajahnya terlihat was was hari ini, dan kenapa juga dia harus berbicara bisik bisik begitu dirumahnya sendiri?

“wae? Aku juga butuh persiapan sebelum bertemu dengan keluargamu” jawab kyuhyun datar sambil sesekali membenarkan kerah jas abu abunya.

“pelankan suaramu bodoh!” sahut nara sambil menutup rapat mulut kyuhyun dan kemudian dilepaskannya kembali. Kyuhyun menatap nara dengan alis berkerut.

“wae?” kali ini kyuhyun mengucapkannya dengan berbisik bisik mengikuti instruksi nara. Sementara nara nyengir kuda melihat kyuhyun tampak ikut was was

“sudahlah, ayo masuk dan yakinkan kakekku mengenai tugas ke jeju”

Kyuhyun mengikuti nara masuk kerumahnya. Dengan kagum kyuhyun memperhatikan rumah nara yang tidak begitu mewah namun sangat sejuk dipandang. Banyak tanaman indah tersebar dihalamannya, semuanya ditata berurutan dari yang kecil sampai yang menjulang tinggi. Sepertinya pemilik rumah cukup memperhatikan perawatannya, dilihat dari rapi dan bersihnya halaman tersebut.

Ditengah tengah keasyikannya memanjakan matanya, tiba tiba langkah kyuhyun terhenti ketika kakinya secara tidak sengaja tersandung pot tanaman yang mengakibatkan satu tanaman diatasnya terjatuh dan pecah.

“Omo! Apa yang kau lakukan…” pekik nara ketika melihat pot, tanah, dan tanaman hias itu berserakan didepan kyuhyun.

“mian, aku tidak sengaja hehehehe”

“YAAAAKKKK!!!! APA YANG KAU LAKUKAN!!! DASAR ANAK KURANG AJAR!!” entah dari mana datangnya, tiba tiba kakek sudah ada didepan mereka berdua dan langsung menghambur memunguti tanaman hias kesayangannya berserakan ditanah.

“tamat riwayatmu cho..” gumam nara sambil menepuk jidatnya berkali kali merutuki kecerobohan pria tampan didepannya itu.

“ahahahahaha kakek.. maafkan aku.. aku tidak sengaja men__”

“SIAPA KAU?”

“saya?” tunjuk kyuhyun pada dirinya sendiri. Bukannya mendapat jawaban, kyuhyun justru mendapatkan pelototan tajam sang kakek. Kyuhyun menelan salivanya melihat betapa mengerikannya kakek nara ini.

“aaahh, saya cho kyuhyun saya adalah__” kyuhyun mencoba menjelaskan dengan menunjuk dirinya dan juga nara.

“bersihkan ini sekarang juga! Lalu pergi kebelakang buat pupuk kandang untuk tanaman hiasku yang baru. Itu hukuman karena kau telah memecahkan tanaman kesayanganku dan juga mendekati cucuku!”

“ne???” ucap kyuhyun dan nara bersamaan

“kakek kau salah paham”

“anda sepertinya salah paham mengenai ini”

“kakek kau tau dia itu siapa”

“baiklaah saya memang bersalah memcahkan tanaman anda tapi”

“kalau kau tau siapa dia sebenarnya kau pasti”

“untuk mendekati cucu anda itu sama sekali tidak benar, jadi”

“akan benar benar terkejut dan malu, dia ini”

“DIAAAAAAMMM!!” kali ini suara kakek mampu menghentikan celotehan dua anak muda didepannya itu. (kalau ada yang bingung, itu kyuhyun dan nara bicara panjang lebar secara bersamaan)

Kyuhyun dan nara benar benar diam kali ini. Tidak ada seorangpun yang mampu mengawali mengeluarkan sedikitpun suara disana. Sepertinya kearoganan kyuhyun tidak ada apa apanya jika dibandingkan dengan kakek nara.

“cepat kerjakan hukumanmu, atau kulaporkan kau ke polisi!” ancam kakek nara yang kali ini tidak mendapat penolakan dari kyuhyun. Dengan kasar kyuhyun melepas jas mahalnya dan menggulung kasar lengan kemejanya. Sebelum berlalu ke belakang rumah yang dimaksud kakek, kyuhyun melirik nara dengan ekspresi sebal.

“kakeeeekk..” nara masih mencoba membujuk kakek dengan nada manja yang dibuat buatnya. Tatapan kyuhyun terakhir kali tadi sungguh sangat mengerikan untuknya, tidak menutup kemungkinan setelah ini kyuhyun akan membalas dendam padanya.

“kau juga! Ikut dia kerjakan hukumanmu! Sudah berapa kali kukatakan, jangan membawa pria kerumah ini jika dia bukan suamimu!”

.

.

Sesuai dengan hukuman yang diberikan, kyuhyun mengangkat kotoran berkali kali yang akan diolahnya menjadi pupuk dengan arahan kakek tentunya. Berkali kali kyuhyun mendapat teguran mengenai kerja fisiknya yang lamban karena terus menerus mencuci tangannya sebelum pekerjaan selesai. Belum lagi kyuhyun yang selalu mengeluh dan heboh ketika kotoran kotoran itu tanpa sengaja terciprat ke mukanya, tingkahnya yang seperti orang kesetanan membuat panik kakek dan juga nara.

“kakek jangaaaaan… bukankah tanganmu juga menyentuh kotoran” teriak kyuhyun panik ketika mendapati kakek hendak membersihkan kotoran di wajah kyuhyun. Dia juga tidak mungkin membersihkan dengan tangannya sendiri yang juga penuh dengan kotoran.

“Nara-yaaaaa..” panggil kyuhyun dengan nada manja yang dibuat buatnya. Seraya mengerlingkan tatapan aegyo pada nara yang memang saat ini tidak ikut terlibat dengan kotoran. Nara hanya dihukum mencuci semua pot tanaman hias kakeknya yang jumlahnya mencapai puluhan.

“andwae!” sahut kakek begitu mengetahui niat licik kyuhyun yang sengaja ingin mengooda cucunya.

“aiissh..” cibir kyuhyun sambil meletakkan kasar kaleng yang berisi kotoran basah dan hendak meraih selang air bersih untuk membersihkan wajahnya. Namun nara lebih dulu mengambil selang air tersebut dengan tujuan membantu membersihkan wajah kyuhyun.

“nara-yaaa! Bersihkan kakek dulu!” perintah kakek yang juga tidak ingin kalah. Mungkin kakek nara cemburu melihat cucunya menaruh perhatian pada orang lain.

Kakek berjalan mendekati nara dan berhenti tepat disebelah kyuhyun. Mereka saling melemparkan pandangan tidak suka satu sama lain. Melihat itu membuat nara ingin tertawa, bagaimana mungkin ada dua orang pria beda usia dengan sifat keras kepala yang sama.

“aigooo… ada apa dengan si kembar beda usia ini eoh??” nara membasuh pelan muka kakek, diusapnya dengan hati hati wajah keriput kakeknya itu secara menyeluruh, lalu dengan cekatan beliau membersihkan tangan dan kakinya.

“kalian benar benar sepeti saudara kembar, sama sama keras kepala” kali ini nara berpindah pada kyuhyun. Diusapnya dengan pelan wajah putih pucat kyuhyun, kali ini nara benar benar melihat dengan dekat wajah pria didepannya itu.

‘Benar benar 10 kali lebih tampan jika dilihat dari jarak sedekat ini’ batin nara masih berlama lama mengusap wajah kyuhyun. Sementara sipemilik wajah yang dari tadi menutup matanya, kini mulai mulai membuka matanya karena merasa nara terlalu lama mengusap wajahnya.

Kini mata mereka saling bertemu, sama sama terdiam dalam pikiran masing masing.

“eekkheeeemm” deheman kakek cukup keras untuk menyadarkan mereka berdua

“biar aku yang melanjutkannya, kau siapkan makan siang” dengan sigap kakek mengambil alih selang air ditangan nara, lalu menggosok kasar wajah kyuhyun dan menyiramnya tanpa henti

“kak.. kakeekk.. huffpp.. huffpp..” kyuhyun mulai kehabisan nafas karena kakek terus menyiram wajahnya tanpa henti

“ini hukumanmu karena mencoba menggoda cucuku” kakek masih saja menyiram kyuhyun yang saat ini memilih berlari menghindari kakek nara

Sementara nara, sudah lebih dulu melesat ke dapur, membiarkan kyuhyun dianiaya kakeknya. ‘hihihi kapan lagi bisa melihat kyuhyun tidak berkutik seperti hari ini’

.

.

“jadi kau benar atasan nara?” tanya kakek setelah mereka menghabiskan makan siang bertiga. Kakek memang tidak terlalu suka mengobrol saat makan.

“ne..” jawab kyuhyun sambil menganggukkan kepalanya sopan

“ jadi apa kakek sudah merasa bersalah sekarang setelah menghukumnya seperti tadi?”

“ani.. kenapa harus merasa bersalah.. dia sudah memecahkan tanamanku”

“tapi dia atasanku kek”

“dan itu tanaman kesayanganku”

“ahahahahaha bagaimana kalau kita lupakan masalah atasan dan tanaman kesayangan.. sebenarnya tujuan saya datang kesini adalah untuk memintakan ijin nara supaya dapat ikut ke jeju karena keperluan perusahaan kek.. anda pasti sudah mendengarnya dari nara bukan?” kakek menganggukkan kepalanya membenarkan pertanyaan kyuhyun.

“jadi bagaimana kek? Apa anda mengijinkan nara ikut pergi? Kebetulan pesawat akan berangkat pukul 15.30 sore ini. Dan saya rasa waktu kami saat ini juga tidak cukup banyak” kata kyuhyun sambil melirik jam tangan mahal di tangan kirinya.

Kakek nara diam tidak menjawab pertanyaan kyuhyun. Dia tampak sedang berfikir keras. Sesekali ia menutup matanya dan menarik nafasnya dalam dalam. Lama mereka bertiga sama sama diam, sampai akhirnya suara kakek mampu memecah keheningan.

“baiklah, kau boleh berangkat”

“AYEEEEYYY!!!” tanpa sadar nara dan kyuhyun melakukan toast didepan kakek saking bahagianya.

“tapi ingat! Aku masih belum melupakan masalah kau memecahkan tanaman kesayanganku!”

Glek! =_=’

.

.

At Jeju Airport

“aaaaaahhh… akhirnya sampai juga…” Nara menggeliat melenturkan punggung dan bagian bagian tubuhnya yang terasa kaku setelah selama hampir 1 jam duduk dipesawat.

“kau terlihat segar, sepertinya tidurmu nyenyak” sindir kyuhyun dengan wajah kusut sambil memutar mutar lengan kanannya yang terasa pegal karena sejak naik pesawat nara langsung tertidur dengan posisi kepala menyandar pada lengan kanan kyuhyun.

Melihat aksi sindir kyuhyun, nara hanya membalas dengan cengiran tanpa dosanya

“tidak pernah sebaik ini kyuhyun-aah” jawab nara sambil kabur mendahului kyuhyun yang mulai berang dibelakangnya mendengar nara memanggilnya kyuhyun-aa

“yaaaaakk!!”

.

.

“bawa ini!” perintah kyuhyun sambil menyerahkan semua barang barangnya pada nara setelah melihat mobil jemputan mereka telah tiba didepan bandara.

“kau gila! Aku bahkan tidak bisa melihat jalan dengan benar dengan semua barang barangmu ini” protes nara ketika ditangannya telah menumpuk barang barang dan tas milik kyuhyun hingga hanya sedikit kepalanya yang terlihat. Sementara kyuhyun hanya menanggapi nara dengan lirikan sekilas.

“itu urusanmu, bukankah mulai hari ini kau adalah asistenku” kata kyuhyun seraya duduk dalam kursi penumpang mobil mewahnya. Nara hanya mampu memutar bola matanya dan mendecak sebal. Dengan berpayah payah nara mencoba mencapai mobil dengan barang barang ditangannya.

“ kau mau kemana?”

“tentu saja menaruh semua barang barangmu ini dibagasi”

“kau.. naik taksi” kata kyuhyun dengan raut muka datar yang menyebalkan

“MWO? Kau gila.. bagaimana bisa kau__” kata nara terputus setelah melihat kyuhyun mengacuhkan dirinya dan dengan santai kyuhyun memakai kacamata hitamnya dan menutup kaca mobil.

“yaaa.. yaaa.. kyuhyun-aah, kau bercanda eoh! Aku bahkan tidak mengenal tempat ini..” kata nara sambil meletakkan barang barang kyuhyun dibawah lalu menegetuk ngetuk kaca mobil kyuhyun. Namun kyuhyun tetap tak bergeming.

“sajangnim.. jebbaall…” nara mulai memasang wajah memelas. Kyuhyun menatap nara masih dengan kacamata yang menempel diwajahnya, lalu dengan santai kyuhyun menyunggingkan senyum evilnya seraya melambaikan tangan kirinya pada nara seolah berkata ‘bye bye’. Nara membelalakkan matanya melihat kyuhyun yang menyuruh sopir melajukan mobilnya. ‘apa kau ingin balas dendam sekarang? andwae!’

“sajangnim.. sajangnim.. kau bercanda..” nara masih mencoba mengetuk ngetuk pintu mobil kyuhyun seraya berlari mengimbangi laju mobil.

“YAAAAAKKK!! NAPPEUN SEKYAAA!!!!!” teriak nara frustasi mendapati mobil kyuhyun yang melaju kencang meninggalkannya seorang diri bersama barang barang milik kyuhyun.

“si brengsek itu benar benar membalasku, sial!”

.

.

At B Hotels

“datang ke kamarku sekarang juga” perintah kyuhyun melalui ponsel dan langsung ditutupnya secara sepihak. Sementara mendengar perintah itu nara mengerutkan alisnya.

“mau apa dia menyuruhku kekamarnya?? Omo! Apa jangan jangan dia akan..” gumam nara dengan spontan menutup dadanya dengan kedua tangannya.

“sialan kau cho kyuhyun! Kau pikir aku gadis murahan! Lihat saja kau nanti!”

.

.

Tokk..tokk..tokk..

Kyuhyun memencet tombol otomatis dari dalam kamarnya untuk membuka pintu. Tak lama kemudian nara muncul dihadapan kyuhyun yang saat ini tengah duduk bersantai di meja makannya.

“kenapa kau lama seka__” kalimat kyuhyun terhenti ketika melihat penampilan nara hari ini. Baju compang camping, celana robek robek dibagian lututnya, rambut pirangnya yang acak acakan terlihat seperti singa, belum lagi wajahnya yang terlihat kusut tanpa make up. Dan satu lagi, baunya.. bau nara sungguh memuakkan, dia sengaja melumuri beberapa bagian tubuhnya dengan minyak ikan yang dibelinya secara mendadak tadi.

“yaaakk! Apa apaan ini!”

“wae?? Kau berubah pikiran sekarang setelah melihatku seperti ini.. eoh?!” tantang nara dengan berkacak pinggang. Kyuhyun mengerutkan alisnya tidak mengerti.

“kau..” nara menunjuk kyuhyun dengan telunjuk kanannya, wajahnya tampak emosi kali ini.

“kau sengaja mengundangku kesini untuk berbuat mesum kan!”

“MWO??”

“Jawab kyu! Kau pikir aku gadis murahan yang bisa semudah itu tidur bersama atasan! Cih! Kau salah kyu! Kalau memang setelah kejadian ini kau akan memecatku.. silahkan saja! Aku tidak peduli! Kau dengar itu.. AKU TIDAK PEDULI!!” nara terengah engah menahan emosinya, air matanya hampir saja keluar kalau saja tidak dihentikan oleh suara bell dipintu kamar kyuhyun.

Dengan wajah datar kyuhyun menatap nara sekilas lalu berjalan menuju tombol otomatis untuk membuka pintu

“selamat malam tuan, saya mengantar pesanan anda” seorang pramusaji hotel masuk kekamar kyuhyun dengan mendorong trolley service didepannya

“letakkan disitu” kata kyuhyun sambil menunjuk meja makannya.

“ye..” jawab pramusaji lalu dengan cekatan menata makanan makanan yang tampak lezat itu dimeja yang dimaksud kyuhyun.

Nara menatap makanan didepannya dan kyuhyun secara bergantian. Kali ini sorot matanya tidak berapi api seperti beberapa menit lalu. Namun kali ini giliran kyuhyun yang menatap tajam nara dan membuat nyali gadis itu menciut.

Beberapa menit kemudian pramusaji tersebut pamit keluar dan menutup pintu setelah sebelumnya meminta tanda tangan kyuhyun pada bill room service nya.

Nara masih berdiri dan menatap kyuhyun yang saat ini tengan duduk manis didepan meja makannya.

“mwo? Kau lihat apa?!” untuk pertama kalinya kyuhyun membuka mulutnya sambil melayangkan tatapan tidak sukanya.

“kau pikir aku sebrengsek itu hingga menyuruhmu kemari untuk ku tiduri eoh?!” nara masih terdiam tidak menjawab. Kyuhyun membuang nafasnya kasar tanpa melihat nara

“lalu untuk apa kau meyuruhku kemari”

“aku mengajakmu makan malam disini! Kau puas!” jawab kyuhyun cepat tanpa menatap nara

DEG. ‘ige mouya??’ kali ini entah kenapa sekalipun kyuhyun menjawab dengan nada tinggi mampu membuat jantung nara bekerja dua kali lebih cepat.

“w..wae?” dan kali ini entah kenapa nara merasa sedikit gugup.

Kyuhyun mengangkat sebelah alisnya menatap nara “apa?” kyuhyun balik tanya

“yaaa… kenapa kau harus repot repot memesan room service dikamarmu untuk makan malam kita berdua..” nara mengalihkan pandangannya mencoba mengusir kegugupannya. (pengennya sih ge.er :p)

“oohh… itu karena aku tidak mau makan di restauran hotel dengan mu.. akan banyak orang yang mengenaliku nantinya.. kau tau bukan popularitasku dikorea bisa mengalahkan beberapa selebtiri papan atas. Jadi aku tidak mau ambil resiko dengan makan ditempat umum”

‘aissshh sombong sekali dia’

“lalu kenapa harus mengajakku kemari? Bukankah orang kaya sepertimu lebih nyaman menikmati makanan mewah ini sendiri tanpa diganggu rakyat jelata sepertiku. Aku bahkan tidak masalah dengan makan ditempat umum” kali ini ada nada protes dalam kalimat nara.

“dan membuang buang uang perusahaan?” potong kyuhyun cepat tanpa mengindahkan pandangannya pada nara

“ne?”

“kau pikir aku sebodoh itu membuang buang uang perusahaan hanya untuk makanan! Aku menyuruhmu kemari dan makan denganku dengan tujuan menekan pengeluaran dana operasional perusahaan kau tau! Jadi aku tidak perlu keluar uang dua kali untuk makan malammu” tanpa sadar mulut nara menganga mendengar penjelasan panjang lebar kyuhyun.

“aigooo.. ternyata selain sombong kau juga manusia pelit” cibir nara

“apa katamu?!”

“apaa?? Aku tidak bilang apa apa”

“aiiissshh sudahlah! Mandi sana! Kau pikir aku bisa makan dengan baumu yang menyengat itu!”

“yee.. yee.. sajangnim” nara bergegas menuju pintu keluar sebelum akhirnya suara kyuhyun terdengar menginterupsinya

“kau mau kemana?!

“mandi”

“mandi disini! Kau terlalu banyak membuang waktu”

“ne??”

“CEPAAATT!!” kali ini tanpa berani menjawab nara langsung berlari ke kamar mandi. Namun tak berapa lama nara kembali membuka pintu kamar mandi dan melongokkan kepalanya keluar.

“wae?” tanya kyuhyun begitu mendapati nara tengah memasang wajah aegyo nya.

“ semua bajuku bau minyak ikan.. apa kau punya beberapa baju untukku?” tanya nara masih dengan wajah aegyo nya. Melihat itu kyuhyun hanya mampu memutar bola matanya.

“akan kucarikan” jawabnya singkat lalu berlalu menuju lemari pakaiannya

“gomawo kyuhyun-aah” entah sudah berapa kali nara memanggil kyuhyun dengan nama depannya, namun sipemilik nama sepertinya tidak lagi keberatan.

Kyuhyun menyisir beberapa baju yang digantung rapi di lemari pakaiannya. Tiba tiba tangan kyuhyun berhenti pada satu baju, diambil dan diamati baju tersebut yang tak lain adalah kemeja putih miliknya. Sekilas kyuhyun berkhayal nara tengah memakai kemeja putih kebesaran miliknya seperti yang ada di film film romantis. Tanpa sadar kyuhyun senyum senyum sendiri membayangkannya.

“aissshh! Apa yang sedang ku pikirkan!”

.

Tak berapa lama akhirnya nara keluar dari kamar mandi lengkap dengan baju kyuhyun. Kali ini bukan kemeja putih kebesaran yang dipakai nara, melainkan kaos oblong abu abu kebesaran dan celana training kyuhyun yang tampak kepanjangan, mengharuskannya melipat berkali kali pada bagian ujung celana. Belum lagi bagian perut yang juga kebesaran, untuk menyiasati celana tidak melorot, nara mengikatnya dengan ikat pinggang kyuhyun. Bisa dibayangkan bagaimana penampilan nara malam ini?

Kyuhyun menatap nara dengan mulut menganga, lalu sedetik kemudian tawa kyuhyun pecah tanpa mampu ditahan lagi.

“tertawalah sesukamu tuan cho..”

.

.

Hari kedua jeju island

Sebenarnya nara sedikit bingung dengan keberadaan kyuhyun di jeju, selama 2 hari disini kyuhyun sama sekali tidak terlihat sibuk atau pusing mengenai persiapan peresmian CTresto. Lalu untuk apa sibodoh itu ikut kemari?? Dia lebih terlihat seperti sedang berlibur dari pada bekerja.

Seperti hal nya hari ini, pagi pagi sekali kyuhyun memaksa nara untuk ikut dengannya. Yaa tentunya dengan sedikit cekcok, akhirnya kyuhyun berhasil membuat nara ikut dengannya. Dan disinilah mereka saat ini, pantai hyeopjae. Salah satu destinasi alam terbaik di pulau jeju.

“whooaa daebak…” gumam nara begitu sampai pada bibir pantai. Mulutnya tidak berhenti menganga menatap keindahan alam di depannya. Pasir pantai yang putih bersih membentang hampir sepanjang 9 km dengan perairan berwarna kombinasi biru dan hijau memperlihatkan kedangkalan pantai tersebut. Beberapa wisatawan tampak sangat antusias berenang dibibir pantai hanya untuk merasakan segarnya air laut. Ada juga yang lebih memilih duduk bersantai di bawah payung pantai untuk menghindari sengatan sinar matahari.

20160414113329

“kau suka?” tanya kyuhyun tiba tiba yang otomatis membuyarkan kekaguman nara beberapa menit lalu.

Nara menatap lembut kyuhyun lalu mengangguk dan tersenyum “ne…”

“kajja!” ajak kyuhyun sambil menarik tangan kiri nara

“kita mau kemana? Aku tidak bisa berenang dengan pakaian seperti ini.. aku cuma membawa beberapa potong baju formal dari seoul.. lagi pula sore nanti aku harus ke CTresto”

“kau pikir kita kemari untuk bersenang senang eoh?!” sahut kyuhyun sambil menjitak kepala nara.

“yaak!” pekik nara sambil megusap kepalanya, yang sebenarnya tidak terlalu sakit juga.

“kalau bukan untuk bersenang senang, lalu untuk apa kau mengajakku kemari?”

“memantau sesi pemotretan visual model Ctmall, aku ingin secara langsung melihat proses pengambilan gambarnya” jawab kyuhyun sambil menatap ponsel ditangannya dan mengetik cepat membalas beberapa pesan masuk disana.

“mwo? Bukankah jadwal pemotretan masih besok..”

“ani.. mereka memajukan jadwal pemotretannya. Jadi, kau belum mendapat informasi ini dari kepala divisi park?” tanya kyuhyun dijawab gelengan kepala nara. Memang nara sempat mendengar bahwa park kwajangnim juga berada di jeju saat ini, tapi dia belum pernah sekalipun bertemu dengan beliau sejak menginjakkan kakinya di pulau jeju.

“mungkin dia terlalu sibuk sampai lupa memberitahumu__ kajja! Kita sudah terlambat”

.

.

Nara berkali kali terpukau dengan visual model perusahaan tempatnya bekerja. Sangat cantik. Tubuhnya begitu indah dan sempurna, tinggi dan berisi. Khas seorang model profesional. Ditambah dengan bikini hijau yang melekat pas ditubuhnya, menambah aura keseksian seolah menguar dari dirinya.

Berbagai gaya telah diperagakan dengan apik oleh model ini. Diam diam nara melirik ke arah kyuhyun, sedikit penasaran dengan ekspresi kyuhyun melihat pemandangan ‘indah’ ini. Namun sepertinya perkiraan nara salah jika dia pikir kyuhyun akan menatap model seksi itu dengan tatapan ‘mupeng’ seperti yang saat ini dilakukan para pria yang tengah menyaksikan sesi pemotretan ini. Kyuhyun lebih tertarik berkutat dengan ponselnya sedari tadi.

“aiissh, apakah dia pria normal..” cibir nara pelan tanpa mau mengganggu kesibukan kyuhyun.

Tak lama kemudian pemotretan selesai, beberapa kru tampak saling menunduk mengucapkan terima kasih pada semua kru dan model, tak terkecuali kyuhyun yang entah sejak kapan sudah ikut membaur bersama kru dan mengucapkan terima kasih.

Dari kejauhan, nara melihat sang model tengah menatap kearahnya, entah itu menatapnya atau menatap kyuhyun yang saat ini memang tengah berdiri disampingnya.

“kyu, apa dia mengenalku? Aku merasa dari tadi dia menatapku..” ucap nara sambil sedikit memberi senyum ramah pada sang model, lalu tatapan nara beralih pada kyuhyun yang tak kunjung menjawab pertanyaannya, dilihatnya kyuhyun saat ini tengah berdiam tanpa ekspresi dan menatap sang model.

“atau mungkin menatapmu..” ralat nara dengan suara rendah nyaris tidak terdengar.

20160413164633

Sang model melempar senyum manis nya ke arah kyuhyun, lalu berjalan mendekati kyuhyun. Mata kyuhyun masih belum beralih dari model tersebut, sampai akhirnya sang model berhenti tepat didepan kyuhyun. Mereka saling bertatapan, cukup lama untuk membuat nara yang berdiri tepat disebelah kyuhyun merasa tidak nyaman.

“a..anyeonghase__” salam nara berhenti tiba tiba ketika melihat sang model memeluk kyuhyun tepat didepannya, dan masih dengan bikini hijau menggoda miliknya. Kyuhyun pun membalas pelukan wanita cantik tersebut.

Nara membuang pandangannya, merasa bersalah jika harus melihat pemandangan yang tidak harus dilihatnya tersebut.

‘apa mereka sudah gila.. berpelukan ditempat umum dengan pakaian seperti itu!’ nara merubah posisinya dengan berdiri membelakangi mereka berdua dan sedikit menjaga jarak. Merasa malu dengan tatapan beberapa pengunjung disekitar mereka.

“ahahahahaha.. aku tidak mengenalnya” ucap nara seraya mengibas ngibaskan tangannya ketika mendapati beberapa mata tengah menatapnya aneh sambil berbisik bisik

“tidak.. tidak aku sama sekali tidak mengenalnya hahahaha” ucapnya lagi ketika semakin banyak pengunjung yang menatapnya

aiiisshh! Berhentilah mempermalukanku.. dasar pasangan mesum!

“bogoshipo” ucap wanita tersebut setelah melepas pelukannya

Nara mendadak menghentikan kesibukannya meyakinkan para pengunjung ketika mendengar kata rindu dari mulut wanita tersebut.

“nadoo” jawab kyuhyun dengan suara yang sangat lembut. Mendengar itu membuat nara ingin muntah. Ternyata pria kasar ini juga mampu berbicara halus.

“dia kekasihmu?” tanya model tersebut sambil menunjuk nara yang saat ini sudah tidak lagi membelakangi mereka berdua. Dengan cepat kyuhyun dan nara saling berpandangan.

“ANI!” jawab kyuhyun dan nara lantang dan bersamaan. Seolah pertanyaan tersebut adalah sebuah tuduhan.

“kalian sangat kompak” imbuhnya dengan sedikit kekehan

“eeiiisshh, apanya yang kompak.. asal nuna tahu, hampir setiap hari kami selalu bertengkar karena kebodohannya” tunjuk kyuhyun tepat dimuka nara dan dengan cepat pula nara menyingkirkan telunjuk kyuhyun tanpa membalas ucapan pedas kyuhyun padanya.

‘apa? Nuna? Jadi wanita seksi ini kakaknya?’

“berhenti memanggilku nuna kyu.. aku bukan nunamu”

‘bukan nunanya? lalu?’

Kyuhyun tidak menjawab, hanya segurat senyum yang saat ini tampak diwajah kyuhyun.

“perkenalkan, dia adalah visual model Ctgroup, Clara Lee. Dia adalah sahabat kakakku, dan juga..” kyuhyun memberi jeda pada kalimatnya “sahabatku” kali ini tatapan kyuhyun menatap dalam clara yang juga menatap kyuhyun dengan tatapan sulit diartikan.

“anyeonghaseo, im nara imnida.. aku adalah salah satu karyawan Ctgroup. Mohon kerja samanya” ucap nara sopan diiringi bungkukan hormat.

“Clara lee imnida” jawab clara singkat sambil sedikit membungkukkan badannya.

“sepertinya aku tidak bisa berlama lama disini.. aku ada beberapa urusan hari ini” kata clara sambil memasukkan ponsel kedalam tasnya, lalu beranjak memeluk dan menempelkan pipi kanan dan pipi kirinya pada kyuhyun (cipika cipiki bahasa gahol nya).

Melihat kemesraan mereka berkali kali didepan matanya, membuat nara merasa muak dan ada sedikit rasa tidak suka dihatinya.

“ahh geure, mungkin lain kali kita bisa makan malam bersama.. hati hati dijalan nuna” kyuhyun mengusap pelan lengan telanjang clara, dan dijawab anggukan diiringi senyuman manisnya.

Tidak lupa juga dia berpamitan pada nara, sebelum akhirnya dia pergi dan menghilang dari pandangan mereka berdua.

“ sekarang apa? Kita pulang?” tanya nara yang seolah belum rela jika harus meninggalkan tempat indah ini. Apalagi dia belum sepenuhnya menikmati pantai ini karena harus disibukkan dengan acara pemotretan clara. Wajah nara tampak sangat kecewa kali ini.

Kyuhyun menghembuskan nafasnya kasar.

“tunggu disini” kata kyuhyun sambil beranjak dari duduknya dan pergi meninggalkan nara tanpa ingin mendengar pertanyaan nara.

“kau mau kemana kyu…” nara melontarkan pertanyaan yang sungguh sia sia

 

15 menit kemudian…

“kenapa kau lama sekali.. sebenarnya dari mana sa__” protes nara terhenti ketika kyuhyun melemparkan 2 potong baju didepannya.

“uh?” nara melebarkan 2 potong baju didepannya, 1 kaos oblong abu abu dan 1 celana panjang yang tampak kebesaran untuknya dengan motif bunga bunga. Kini tatapan nara beralih menatap kyuhyun sendu. Untuk pertama kalinya dia merasa kyuhyun sangatlah perhatian dan baik hati.

Merasa diperhatikan, dengan cekatan kyuhyun berdiri dan mengedarkan pandangannya jauh dari nara

“ce.. cepat ganti bajumu, kita berenang sebentar saja. Setelah itu kita pulang”

Senyum nara berkembang mendengar kalimat kyuhyun yang meskipun dengan nada jutek tetap saja terdengar manis saat ini.

“gomawo… tapi…”

“APA LAGI?!”

“baju ini terlihat sangat murah” kata nara sambil mengangkat kedua baju ditangan kanan dan kirinya.

Kyuhyun menggeram menatap nara “tentu saja itu murah.. apa itu masih penting untukmu? Apa kau tidak akan memakainya? Kalau begitu kita pulang saja!” kyuhyun hendak melangkah pergi dengan wajah penuh emosi.

“aaaarasso aku akan memakainya. Tetap disini, tunggu aku” kata nara yang lalu berjalan menuju toilet untuk mengganti pakaiannya

‘aiishh, selain bodoh, sombong, pelit, ternyata dia juga pemarah.. aigooo’

.

“kyaaaaaaa! kyuhyun aah.. berhenti melempariku air!!” teriak nara sambil terus membalas aksi lempar air kyuhyun. Tapi bukannya berhenti, kyuhyun justru makin gencar menyerang nara.

“rasakan ini!”

“kyaaaaaaaaaaaa!! Kau menantangku rupanya!”

“yaaakk kenapa kau melempariku pasir!”

“kau terlalu banyak bicara.. rasakan ini!!”

“awas kau yaaa!!”

“kyaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!!”

Yaa itulah yang mereka lakukan setelah menginjakkan kaki mereka di air laut. Berenang, saling melempar air, berlari larian ditepi pantai sambil menghadang ombak yang memang tidak terlalu besar, dan terkadang mereka saling dorong untuk menenggelamkan lawan masing masing yang jika orang melihat, mereka tampak seperti sepasang kekasih yang sedang berpelukan dan bercanda.

“aku lelah kyu…” ucap nara begitu mereka sampai di salah satu payung pantai dan duduk disalah satu kursi pantai dibawahnya.

“cih, kau lemah sekali” timpal kyuhyun seraya mengeluarkan ponsel ditas kecil miliknya, lalu dengan santainya kyuhyun mengambil pose selca dengan background nara dibelakangnya.

Nara yang awalnya tidak peduli dengan tingkah konyol kyuhyun, mulai menyadari kalau kyuhyun sengaja mengambil foto dirinya diam diam. Dan dengan sengaja pula nara membuat pose mencibir ke arah kyuhyun.

.

.

“aaaaaaaahhhh lelahnya aku hari ini…” dengan mulus kyuhyun mendaratkan tubuhnya ke kasur hotel yang super empuk itu. Cukup lama dia menengkurapkan tubuhnya, sampai dia merogoh saku celananya mengambil ponsel dan merubah posenya menjadi terlentang dengan memainkan ponsel diatasnya.

“coba kita lihat…” gumam kyuhyun pada dirinya sendiri. Dibukanya foto foto dirinya bersama nara sewaktu dipantai siang tadi.

ff1ff2

jangmi crop 4

Tanpa kyuhyun sadari senyum terus mengembang tiap dia menslide foto foto tersebut. Sampai dia berhenti pada satu foto. Foto selca dirinya dan nara. Dilihatnya lama foto tersebut masih dengan senyum diwajahnya.

“cantik” gumam kyuhyun seraya mengusap wajah nara difoto dengan ibu jarinya.

.

.

“haaaah, setelah menghabiskan energiku dipantai, sekarang pun aku masih disuruhnya ke CTresto.. dasar kyuhyun sialan!” gerutu nara begitu sampai didalam CTresto yang saat ini tampak legang. Yaa secara memang resto ini belum resmi dibuka. Didalamnya saat ini hanya ada beberapa pekerja yang masih sibuk menata perkakas didapur.

Nara mengeluarkan kamera pocket dari dalam mini ransel miliknya dan mulai membidik gambar disetiap sisi ruangan sesuai yang dibutuhkan oleh park kwajangnim. Ditengah tengah kesibukannya mengelilingi resto yang cukup luas itu, tiba tiba ponsel nara bergetar.

Nara menghentikan kegiatan berfotonya, lalu merogoh ponsel disaku celananya.

“kyuhyun?” gumam nara setelah melihat nama si pengirim pesan pada layar ponselnya. Tanpa berlama lama nara membuka pesan kyuhyun yang ternyata berisi gambar mereka berdua dipantai hyeopjae siang tadi.

ff3

Tanpa ia sadari senyumnya terkembang lebar menatap foto dilayar ponselnya tersebut.

“aiishh bagaimana bisa wajahnya terlihat begitu jelek ketika difoto hihihi.. sejak kapan kita sedekat ini..” gumam nara sambil mengusap pelan ponselnya hendak membalas pesan kyuhyun tersebut, sebelum akhirnya terdengar suara seorang pria memanggil namanya

“Im Nara?” nara mengalihkan pandangannya dari ponsel menuju asal suara tersebut. Seorang pria berdiri tidak jauh didepannya. Dipintu masuk menuju dapur resto.

“Kau Nara bukan? Im Nara?” ulang pria tersebut ketika mendapati nara tengah menatapnya ragu saat ini.

‘siapa pria ini?? Sepertinya tidak asing..’ batin nara masih mencoba menelisik ingatannya yang memang tidak begitu bagus.

Pria didepannya ini sangat tampan bahkan bisa dibilang lebih tampan dari kyuhyun (hehehe mian sparkyu). Sebenarnya penampilannya biasa biasa saja, sama sekali tidak mencolok. Kaos putih polos dengan Vneck agak rendah, celana berbahan denim dengan corak tidak beraturan, juga lengkap dengan sepatu putih sneakernya. Semua itu tampak sederhana namun sangat pas untuknya, seolah ketampanan itu sama sekali tidak berkurang dengan penampilan sederhana itu.

20160415143922

“uhh! Oppa!” pekik nara sambil menunjuk sosok pria didepannya tersebut, ketika dia mulai mengingat siapa pria itu.

“ternyata kau benar nara ku!” kali ini pria tersebut tampak tidak ragu ragu memperlihatkan ekspresi bahagia diwajah tampannya. Begitu pula dengan nara, tanpa ragu ragu pula dia menghambur kepelukan pria tersebut dan langsung disambut dengan hangat pula.

“Donghae oppa.. kau kemana saja.. aku sangat merindukanmu” suara nara terdengar serak menahan isak yang ditahannya.

“aku juga merindukanmu nara-ya..” Dengan lembut donghae mengusap puncak kepala nara dipelukannya

.

TBC

yaahh ini dia orang baru yang aku maksud..

kenapa aku milih donghae oppa? tentu saja karena dia ganteng hehehe.. sebenernya ini masukan dari eonni aku elva zavier, dia yang minta donghae dimasukin..

jangan lupa kunjungi blognya juga yaa.. disana ada banyak bgt ff seru!

sebenernya pengen ketawa pas mau posting part 3 ini, gara gara liat foto fotonya.. keliatan banget kan kalo masih abal abal wkwkwkwk

jadi aku minta sama kalian semua untuk maklum sama hasil editan foto diatas. pliiss pliiiisss banget jangan dikomen masalah fotonya yaa.. aku udah cukup menderita belajar photoshop otodidak diusia ku yang gak lagi muda ini, hiks!

see you next part .. and bye bye! love you all !

 

Iklan

2 thoughts on “Fall For You (part 3)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s